salah paham

baru saja mendekati hari ulangan umum,
kemarin gua masih disibukkan dengan proyek buletin yang terbit tiap beberapa bulan sekali di sekolah gua,

ya, itu adalah Bubur. (Buletin Buatan Sanur

buletin dimana gua memposisikan diri gua menjadi layouter kali ini, akhirnya terbit untuk edisi terakhirnya


edisi ke 3.

ke 3 udah terakhir? memang terkesan menyedihkan sih, tapi itu semua karena kita kekurangan dana. Apa boleh buat. Alhasil kemarin begitu ulum TIK LAKNAT TAI BABI ANJING HINA itu selesai, gua masih harus pulang (ya iya lah pulang) lalu mengerjakan tugas BUBUR, yaitu layouter

menurut artikel yang dibuat nisa, sebagai layouter merupakan beban yang cukup berat, karena sudah 2x gua kerja untuk edisi sebelumnya, 2x juga gua memburu deadline , hingga gua menganggap jam 00.00 itu masih terlalu sore untuk tidur. Dan itulah yang terjadi kemarin, karena gua capek seharian, gua terpaksa tidur dulu , dengan maksud ingin mengerjakan layout bubur.

apa daya otak gua tidak bekerja sama dengan raga gua, gua baru bangun tidur sekitar jam 4 pagi, dengan layout bubur yang terbelangkai.
***

cobaan bubur sudah dilewati, demikian juga dengan soal hina TIK. pulang dari ulangan umum tersebut gua masih mendapatkan pelajaran gaji buta

"bu, nanti akuntansi yang analisis jurnal maksudnya apa bu?"
"saya tidak tahu ! saya cuma membacakan yang tertulis disini, titipan bu siska"

-_________________________-
"bu, kalau wesel masuk ke mana bu? jurnal apa?"
"saya tidak tahu"

-__-

udahlah, gak heran gua.
tapi ternyata beberapa hari kemudian akhirnya DIA,
AKHIRNYA

DIA.
BUKAN MENGAJAR!

melainkan melempar kapur ke saje. yap, melempar kapur. kebiasaan lamanya yang dia bilang
"kalau saya marah, dulu saya biasanya melempar apapun yang saya pegang" (kalau lagi pegang papan tulis atau meja gmn tuh?)

nah, 2 hari yang lalu kebiasaan itu sepertinya mulai tumbuh lagi di diri beliau :S

***
pulang sekolah, gua langsung menyelesaikan finishin layout, setelah sebelumnya sudah dikerjakan oleh hattya dan sulivan. jam 3 gua langsung pergi dijemput andri dan nisa menuju ke print express.

begitu mengecek dompet, : tersisa 40 ribu.

karena print express tutup, terpaksa sekali gua ngeprint di snappy. sudah 3x gua ke snappy, dan pasti pengeluaran gua disana minimal 100 ribu rupiah. bangsat memang, udah mahal, kualitas tidak seberapa, walaupun lebih baik dibandingkan multiplus.

sebelum ke snappy, si andri tiba - tiba ngidam es krim berbentuk roti ikan yang dijual di total buah. harganya ,?
13 ribu rupiah.
karena andri, gua tergoda untuk mencobainya, dengan duit 20 ribu yang ada , gua membeli roti ikan eskrim tersebut.

TANPA MEMIKIRKAN NANTI UANG BUAT KE SNAPPY CUKUP ATAU TIDAK.

***
sesampai di snappy, terlihat sekali bahwa orang yang melayani gua tidak profesional, karena kerjaanya lelet dan tidak bisa men-setting printer secara benar. sanking lamanya, si andri sampai harus pulang terlebih dahulu karena ada acara keluarga jam 5 sore.

"lah kalau andri pulang tar gimana nis?"
"gpp ken! ada angkot lah !"

andripun pulang.

tiba - tiba masnya bilang
"ini 1 lembar jatuhnya 7 ribu rupiah ya? kan bolak balik?"

....

"HAH? GAK BISA KURANG MAS?"
"gak bisa, kan bolak balik.."

nisa sudah memasang tampang tenang. demikian gua juga memasang tampang tenang, karena gua pikir nisa membawa duit 100 ribu atau lebih, sehingga kalau kalau nantinya harganya mahal, ada back up terlebih dahulu. namun setelah mas nya kembali mensetting printer,

... ken! ken! lo bawa duit berapa?....
....HAH? DUIT GUA CUMA 20 RIBU NIS!".....
....YAH DUIT GUA CUMA 15 RIBU!".....

beh, mampus,
... ya udah nis! gua sms emak gua dulu nganterin kesini duit, sekalian jemput kita pulang...
... OH OKE DEH ! FIUH KITA SELAMAT...

gua pun langsung sms emak gua minta dijemput sekalian minta duit.
15 menit kemudian emak gua nelpon.

hp gua itu emang bangsat, lagi rusak gak bisa menerima panggilan secara biasa. Jadi setelah telponya diangkat, harus dipencet tombol loudspeaker, baru kedengeran suara si penelpon, kalau tidak, maka tidak kedengaran sama sekali. sialnya, begitu emak gua nelepon,

"halo..? ma lagi dimana?"
"HALO? DEK!? MAMA TUNGGU DI WTC YAK!"
..... wtc? kok snappy di wtc?
"ma jangan teriak teriak! suaranya kedengaran 1 snappy!"
"APA?"
..... disini gua malu abis, udah di loud speaker, emak gua teriak pula
"ya udah! kok mama di wtc sih!?snappy tuh di gedung sebelah graha telkom!"
"OH YA? OH MAMA NYASAR BERARTI, TUNGGU YA!"

nisa yang mendengar gua telepon kepanikan, menampakan tampang datar ala bu sri ke gua. ya gua tahu, gua memang sangat memalukan.
disaat gua lagi menceritakan kejadian speaker aneh laknat hp gua, tiba - tiba gak sampai 10 menit kemudian, terdengar teriakan

"KENNN!!!"

nah loh? suara siapa tuh? gua merasa kaget, karena gua kira itu suara andri yang tiba - tiba balik, tapi kok suaranya menggelegar gitu? kayaknya gak deh.

terdengar suara langkah dari tangga..
siapakah?

tak,tak,tak

"KEN?! NIH MAMA KASIH DUITNYA! KENAPA MAMA TELEPON GAK DIANGKAT SIH?"
....
"ceritanya panjang ma, udah mama pulang aja ini kayaknya masih lama"
"oh berapa sih duitnya? 5 ribu?"
.....
"100 ribu aja!"
"hah? ya udah nih"

lalu emak gua pulang , nasib gua berakhir dengan naik angkot -.-
***

0 comments: Post a Comment